KIM Siap Kembangkan Program Pelestarian Budaya dan Promosi UMKM untuk Menarik Wisatawan YIA

Oleh: Hina Prasetya
Admin Website

10 July 2026

3 Menit Baca

Temon Kulon,-Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Pawarta Enggal Kalurahan Temon Kulon terus berupaya mengembangkan potensi daerah melalui program pelestarian budaya dan promosi UMKM. Program tersebut disusun sebagai langkah untuk memanfaatkan keberadaan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) serta hotel-hotel di Padukuhan Seling yang menjadi pintu masuk wisatawan ke Kabupaten Kulon Progo

Melalui program ini, KIM Pawarta Enggal mengambil peran sebagai media informasi sekaligus penghubung antara masyarakat, pelaku UMKM, pelaku seni budaya, pemerintah kalurahan, dan wisatawan. Berbagai potensi yang dimiliki Temon Kulon akan dikemas dalam bentuk informasi yang menarik sehingga lebih mudah dikenal oleh masyarakat luas.

Ketua KIM Pawarta Enggal menjelaskan bahwa banyak wisatawan yang datang ke kawasan YIA maupun menginap di hotel sekitar Temon. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperkenalkan kekayaan budaya serta produk unggulan yang dimiliki Kalurahan Temon Kulon.

*"Kami ingin Temon Kulon tidak hanya dikenal sebagai kawasan di sekitar bandara, tetapi juga sebagai tempat yang memiliki budaya, kuliner, dan produk UMKM yang layak dikunjungi. KIM hadir untuk membantu menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat dan wisatawan,"* ujarnya.

Salah satu program yang akan dilaksanakan adalah penyelenggaraan pertunjukan seni budaya secara berkala dengan melibatkan kelompok kesenian yang ada di Temon Kulon. Kegiatan tersebut akan menjadi ruang bagi masyarakat untuk melestarikan budaya sekaligus memberikan pengalaman budaya kepada wisatawan yang berkunjung.

Selain itu, KIM Pawarta Enggal juga akan memperkuat promosi digital melalui pembuatan berita, video, fotografi, artikel, dan konten media sosial yang menampilkan potensi wisata, kuliner, kerajinan, serta aktivitas budaya masyarakat. Konten tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi sehingga Temon Kulon semakin dikenal oleh wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.

Dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat, KIM Pawarta Enggal juga akan melakukan pendataan dan promosi produk UMKM yang ada di setiap padukuhan. Informasi mengenai produk unggulan akan disusun dalam katalog digital dan dipromosikan melalui berbagai platform media. Langkah ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produknya.

KIM Pawarta Enggal juga berencana membangun kolaborasi dengan hotel-hotel di sekitar Padukuhan Seling melalui penyediaan informasi mengenai destinasi wisata, kuliner, serta produk UMKM Temon Kulon. Dengan demikian, wisatawan yang menginap memiliki kesempatan untuk mengunjungi sentra UMKM, menikmati pertunjukan budaya, dan membeli produk lokal sebagai oleh-oleh.

Melalui berbagai program tersebut, KIM Pawarta Enggal berharap budaya lokal tetap terjaga dan dikenal oleh generasi muda, sekaligus menjadi daya tarik wisata yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Sinergi antara pelestarian budaya, promosi digital, dan pengembangan UMKM diharapkan dapat menjadikan Temon Kulon sebagai kawasan yang tidak hanya menjadi pintu gerbang menuju Yogyakarta, tetapi juga destinasi yang menawarkan pengalaman budaya dan produk lokal yang berkualitas.

Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat, KIM Pawarta Enggal berkomitmen untuk terus menghadirkan informasi yang bermanfaat serta mendukung pembangunan Kalurahan Temon Kulon melalui pemanfaatan potensi budaya, pariwisata, dan UMKM secara berkelanjutan.